Langsung ke konten utama

Cerita Dalam Dekapan Ukhuwah

"Dalam Dekapan Ukhuwah kita mengambil cinta dari langit,kemudian menebarkannya di bumi" --Salim A Fillah

Ahhh..tanpa ukhuwah, duniamu hanya selebar telapak tangan.
ya,kurasa memang begitu.
Minggu tepatnya tanggal 1 April, aku dan teman2 FORTRIS punya banyak agenda.
Ada Jaulah ke SMA 63,menghadiri undangan dari YouthCare,syuro dan jenguk salah satu alumni FORTRIS angakatan 1(ka Abu-red).
Akhirnya kita dibagi 2 kelompok.
kelompok 1:beranggotakan Ilham,Monica,Dwina,dan Meidina.
Kelompok 2:beranggotakan Kirman, saya , Baya dan Ririn.
Jam 10, saya sampe di sekretariat youthcare di bilangan Pasar Minggu, disusul baya, Kirman, terakhir Ririn.
Di youthcare kita ketemu ka Andra,ka Kusnan, dan ka Khairunnisah. Ngomongin apa aja yg bermanfaat dan agenda2 besar.
Zuhur, kita berempat ke Al Hikmah, Mampang. Saya ,Ririn dan Baya naik Metro, sedangkan Kirman naek motor.
Di metro, karena gak mau pisah en pada ngerebutin mau duduk sama saya :p, akhirnya kita bertiga duduk di belakang.
Rusuh bertiga.Biar diem, saya ngeluarin makanan di Tas.yg isinya kebanyakan buah.Anggur, Jeruk, Pisang, Gorengan. Pertama ngeluarin anggur,langsung dirampas.Syukurlah mereka diem. Anggur di tangan mereka habis,rusuh lagi.berebutan mereka ngambil anggur. Diem. Anggur habis.saya kira bakal rusuh lagi, ternyata enggak. Diem. Kita cerita-cerita, Cekikikan gaje ngeliat Ririn dapet kenalan baru.Seorang banci!!
"Tu banci nanya, kok hari Minggu kita sekolah? Gue jawab aja mau jenguk temen."cerita ririn pas kita nanya dia ngomong aja,"trus dia bilang:salam aja buat temennya dari ibu,"
Hah??ibu???Enggak..enggak..masa ibu kayak gitu.
Setelah capek nahan tawa (karena kita gak mungkin tawa ngakak),akhirnya nyampe juga di buncit 5.
karena masuknya agak jauh ke Al Hikmah, kita nyetop bajaJ.
Ririn sok-sok nawar 5 ribu bertiga. Abangnya okey.Baya naek,trus Ririn, terakhir ane. Alhamdulillah muat.

Mau tau kelanjutannya gak? Kapan2 ya kalau sempat..Hehe

 "Dalam Dekapan Ukhuwah kita mengambil cinta dari langit,kemudian menebarkannya di bumi"

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Al Quds Berkata: "Jika Kalian Kembali Kepada Allah..."

Datang kepadaku seorang pemuda dari Palestina. Ia duduk diatas tanah. Aku berkata: “Duduklah diatas permadani...” Ia menjawab: “Bagaimana aku bisa duduk diatas permadani, sementara Al-Quds tetawan ditangan manusia-manusia ‘kera’ dan ‘babi’.” Aku berkata: “Adakah berita dari Al-Quds?” Ia menjawab: “Aku membawa pertanyaan yang memerlukan jawaban.” Aku berkata: “Pertanyaan apa itu?” Ia menjawab: “Al-Quds memanggil dimana para pahlawannya? Dimana cucu Khalid, Saad dan Bilal? Wahai mereka yang telah hafal surat Al-Anfal, dimana para pahlawan perangmu?” Aku berkata: “Mereka telah lama mati. Negeri-negeri telah lama kehilangan mereka. Mereka lalu digantikan orang-orang yang lemah semangat, tipis perhatian dan mimpi yang tak berbobot.” Ia mengatakan: “ Kami juga menanyakan, kemana para pengusung Risalah? Dimana orang-orang pemberani? Dima orang-orang yang tak mau dihina karena mengerti harga dirinya? Mengapa anak cucu berbeda dengan ayah dan kakeknya?”

Be a Writer(Impian,Pengorbanan,Penolakan, dan Akhirnya Berbuah Indah)

Assalamu'alaikum wr.wb... Pernah merasakan dan pernah berfikir tidak, hidup kok sepertinya gini-gini aja ya. Tidak ada yang bisa bikin kita bangga, tidak ada yang bisa bikin kita teriak "ini lho gue!!" Berapa tahun hidup di dunia, apa sih yang bisa kita berikan untuk ortu kita,saudara,teman, dan orang-orang sekitar kita. Aku rasa kalian pernah memikirkan hal ini. Itulah yang juga aku rasakan dulu...saat menjelang akhir-akhir ujian SMP dan sampai saat ini. Terlahir dari keluarga buku telah membuat ku begitu mencintai aktivitas membaca. Tiada hari tanpa membaca.Buku ibarat makanan wajib bagiku. Aku ingat betul bagaimana saat membaca buku,laparku jadi hilang, aku jadi malas mandi,aku tidak mau diganggu oleh apapun. Ahh..pokoknya membaca itu aktivitas yang memang sudah  mendarah daging sekali dalam hidupku.Pernah temanku marah karena merasa dicuekin saat aku membaca buku.yaa..dia lagi curhat dan aku malah baca.dengan teganya dia merampas buku yangg sedang kubaca. Karen...

Beyond The Blackboard

Film ini diangkat dari kisah nyata. Sebuah film yang   menceritakan tentang seorang guru muda bernama Miss Stacey yang ‘mendapat kehormatan’ untuk mengajar di sebuah tempat penampungan. Hari pertama menjadi guru di tempat itu, awalnya Miss Stacey mengira dia akan ditempatkan di sebuah sekolah pada umumnya, tapi dugaannya salah, tempat itu lebih mirip sebagai tempat penampungan, bukan sekolah. Tempat ia mengajar berada tepat bersebelahan dengan kereta. Dengan Suasana yang kacau; para orang tua merokok, beramai-ramai menonton TV bersama anak-anak, bahkan ketika ditunjukkan ke sebuah ruangan yang katanya ruang kelas, Miss Stacey masih ragu bahwa itu adalah ruang tempatnya mengajar murid-muridnya. Kotor, gelap, tidak ada textbook, bahkan ketika ia sedang mengajar di hari pertama, saat kereta lewat, bukan hanya seluruh benda di ruangan itu bergetar, tapi juga dari lubang muncul seekor tikus yang membuat seisi kelas gaduh. Kelas yang jauh dari rasa aman dengan fasilitas yang sang...