“Apa ini?” Kata Umar sambil menepuk perut seorang buncit. Puk puk puk... “Ini karunia dari Allah?” Jawab si buncit dengan PD-nya. “Ini justru azab dari Allah!" Sergah Umar. Umar berseru, “Wahai manusia! Hindari perut yang besar karena membuat kalian malas melaksanakan shalat, merusak organ tubuh, menimbulkan banyak penyakit. Makanlah kalian secukupnya agar kalian semangat melaksanakan shalat, terhindar dari sifat boros dan lebih giat beribadah kepada Allah.” Pada kesempatan yang lain Umar keheranan setengah anyel. “Kenapa orang itu berjalan seperti itu?” tanya Umar ketika melihat seseorang yang berpenampilan lusuh dan klemar-klemer . “Tak pantas seorang mukmin berjalan lambat dan berpenampilan kumuh.” Sikap umar yang blak-blakan memang tidak biasa membiarkan sesuatu yang dirasanya salah berlalu begitu saja darinya. “Hei,” tegur Umar, “engkau merusak Agama Islam dengan penampilanmu itu. Tegaklah saat berjalan dan tampakkan kemuliaan Islam!” Umar melanjutkan, “keliru ...
"Dan aku wahai Rabb-ku, belum pernah kecewa dalam berharap kepadaMu"