Langsung ke konten utama

Pertemuan Kembali

Assalaamu'alaikum wa rahmatullahi wa barokatuh, teman-teman.
Maasya Allah, alhamdulillahillazii bi ni'matihii tatimmusshalihat.
Di bulan Syawwal yang insyaa Allah diberkahi ini, Allah masih memberikan kesempatan kita untuk menikmati segala karuniaNya.
Maafkan, lama sekali tak bersapa langsung begini. Tersebab, ada project-project yang harus diselesaikan.
Tersebab yang lain adalah, saya punya "kawan baru" yaitu mikroblog sebelah. Semoga ke depannya bisa lebih banyak bersama.
Oya, project-project itu antara lain adalah mengedit tulsan seorang teman yang insyaa Allah akan meluncurkan buku keempatnya. Duh, ngomongin tentang peluncuran buku, jadi malu sendiri karena setahun kemarin merasa gak produktif untuk menulis sebuah buku, padahal target minimal setahun meluncurkan sebuah buku. Semoga tahun ini bisa tercapai. Oh, sekarang jadi tukang ngedit juga? Hehe, iya. Ahamdulillah sekaligus menerapkan ilmu yang dipelajari di kampus. Jadi kalau ada teman-teman yang membutuhkan jasa untuk mengedit naskahnya, monggo hubungi saya di email: eltriana1412@gmail.com
Duuh...jadi promosi begini.

Selain itu, insyaa Allah sedang menggarap sebuah "temu" tahun ini. Mohon doanya semoga diberkahi.
Akhir-akhir ini, sering muncul "skripsi kapan selesai?" dari keluarga. Iya, maunya secepatnya Insyaa Allah. Beberapa waktu lalu seminar proposal skripsi dibilang sama dosen, "saya baca proposal skripsi kamu seperti sedang baca novel. Terlalu banyak bahasa-bahasa sastra. Tolong bedakan antara karya sastra dengan karya ilmiah." Duuh, maapin, Bu. Sudah terlalu melekat bahasa Novelnya.  Alhasil, proposal harus direvisi yang alhamdulillah sudah direvisi. Jadi intinya mah tinggal lanjut aja, tapi mbok ya lebih senang menulis karya sastra daripada menulis skripsi. Hehe.
Tentang pertanyaan "Kapan nikah?" Ehm. Ga usah ditanya lagi. Di doakan aja. Targetnya tahun 2017 ini, Insyaa Allah. Tinggal nunggu calon datang ke rumah, tapi mbok ya ditungguin belum datang-datang. Mungkin dia sedang menyiapkan perbekalan. Jadi, biar sama, saya juga harus menyiapkan perbekalan.
Banyak hal yang harus dipersiapkan dan kita dikejar waktu.
Semoga waktu kita selalu diberkahi dan yang sedang menyelesaikan usaha-usaha kebaikannya, Allah beri kemudahan dan keberkahan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Al Quds Berkata: "Jika Kalian Kembali Kepada Allah..."

Datang kepadaku seorang pemuda dari Palestina. Ia duduk diatas tanah. Aku berkata: “Duduklah diatas permadani...” Ia menjawab: “Bagaimana aku bisa duduk diatas permadani, sementara Al-Quds tetawan ditangan manusia-manusia ‘kera’ dan ‘babi’.” Aku berkata: “Adakah berita dari Al-Quds?” Ia menjawab: “Aku membawa pertanyaan yang memerlukan jawaban.” Aku berkata: “Pertanyaan apa itu?” Ia menjawab: “Al-Quds memanggil dimana para pahlawannya? Dimana cucu Khalid, Saad dan Bilal? Wahai mereka yang telah hafal surat Al-Anfal, dimana para pahlawan perangmu?” Aku berkata: “Mereka telah lama mati. Negeri-negeri telah lama kehilangan mereka. Mereka lalu digantikan orang-orang yang lemah semangat, tipis perhatian dan mimpi yang tak berbobot.” Ia mengatakan: “ Kami juga menanyakan, kemana para pengusung Risalah? Dimana orang-orang pemberani? Dima orang-orang yang tak mau dihina karena mengerti harga dirinya? Mengapa anak cucu berbeda dengan ayah dan kakeknya?”

Beyond The Blackboard

Film ini diangkat dari kisah nyata. Sebuah film yang   menceritakan tentang seorang guru muda bernama Miss Stacey yang ‘mendapat kehormatan’ untuk mengajar di sebuah tempat penampungan. Hari pertama menjadi guru di tempat itu, awalnya Miss Stacey mengira dia akan ditempatkan di sebuah sekolah pada umumnya, tapi dugaannya salah, tempat itu lebih mirip sebagai tempat penampungan, bukan sekolah. Tempat ia mengajar berada tepat bersebelahan dengan kereta. Dengan Suasana yang kacau; para orang tua merokok, beramai-ramai menonton TV bersama anak-anak, bahkan ketika ditunjukkan ke sebuah ruangan yang katanya ruang kelas, Miss Stacey masih ragu bahwa itu adalah ruang tempatnya mengajar murid-muridnya. Kotor, gelap, tidak ada textbook, bahkan ketika ia sedang mengajar di hari pertama, saat kereta lewat, bukan hanya seluruh benda di ruangan itu bergetar, tapi juga dari lubang muncul seekor tikus yang membuat seisi kelas gaduh. Kelas yang jauh dari rasa aman dengan fasilitas yang sang...

Tentang Kepenulisan #1

Pagiiiiiiii..........Hari ini cerah, bukan? Mari kita awali hari ini dengan bismillah dan semoga hal-hal baik membersamai kalian selalu. Setelah saya pikir-pikir, sepertinya blog saya ini kesannya diarish banget deh. nah...mulai saat ini, saya mau juga dong sharing2 ilmu tentag kepenulisan. semoga saja, ilmu yang sedikit ini bisa bermanfaat ya. Buat kalian yang seneng nulis, biasanya seneng juga nih dateng ke seminar-seminar/pelatihan-pelatihan menulis. selain karena ingin bertemu dengan pembicara-pembicaranya yang pastinya seorang penulis, juga pengen tau lebih banyak tentang dunia kepenulisan. Ini ada beberapa hal yang saya dapatkan ketika mengikuti seminar kepenulisan bersama bunda Asma Nadia dan Boim Lebon.