Langsung ke konten utama

Perjalanan Kita



Perjalanan kali ini bersama Fariha, Hamjah, Boim, Ka Ucup dan Miqdad dengan tujuan rapat gabungan. Perjalanan yang tidak melelahkan(bagiku sih) karena jarak tempuh yang hanya  kurang lebih 2 jam ditempuh dan Alhamdulillah makanan sehari-hari di Indonesia a.k.a macet tidak kami temui. Ini kali ketiga aku ke Serang dengan tujuan yang berbeda-beda pula. Pertama kesini karena ada LDKS, kedua kumpul FSLDK dan kali ini kumpul Garuda Keadilan. Kumpul kali ini pun karena Fariha minta temenin. Tapi yang pasti aku bersyukur karena dari mereka lah aku belajar tentang militansi seorang aktivis dakwah. Bahwa memang dakwah meminta segalanya dari kita dan bersyukurlah karena kita ada di bagian jalan ini.
Jalan yang kita tempuh malam ini tentu tak seberapa dengan jalan-jalan yang dilalui oleh para pendahulu kita. Mungkin jika dibandingkan dengan lautan beserta ombaknya, kita hanya setitis saja. Tapi tidak mengapa, semoga langkah yang setitis ini semata karena ridhoNya dan demi izzah islam yang karenanya kita disini.
Serang, 23.19

 Sumber foto from google

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Be a Writer(Impian,Pengorbanan,Penolakan, dan Akhirnya Berbuah Indah)

Assalamu'alaikum wr.wb... Pernah merasakan dan pernah berfikir tidak, hidup kok sepertinya gini-gini aja ya. Tidak ada yang bisa bikin kita bangga, tidak ada yang bisa bikin kita teriak "ini lho gue!!" Berapa tahun hidup di dunia, apa sih yang bisa kita berikan untuk ortu kita,saudara,teman, dan orang-orang sekitar kita. Aku rasa kalian pernah memikirkan hal ini. Itulah yang juga aku rasakan dulu...saat menjelang akhir-akhir ujian SMP dan sampai saat ini. Terlahir dari keluarga buku telah membuat ku begitu mencintai aktivitas membaca. Tiada hari tanpa membaca.Buku ibarat makanan wajib bagiku. Aku ingat betul bagaimana saat membaca buku,laparku jadi hilang, aku jadi malas mandi,aku tidak mau diganggu oleh apapun. Ahh..pokoknya membaca itu aktivitas yang memang sudah  mendarah daging sekali dalam hidupku.Pernah temanku marah karena merasa dicuekin saat aku membaca buku.yaa..dia lagi curhat dan aku malah baca.dengan teganya dia merampas buku yangg sedang kubaca. Karen...

Alur Hidup Kita

Aku sering menginsyafi betapa alur kehidupan yang Allah skenariokan untuk kita begitu menakjubkan. Kadang ia menaruh kita pada latar taman dihiasi bunga-bunga nan berseri. Di lain waktu ia melempar kita pada tempat-tempat penuh kerikil berduri yang tentu saja menyakitkan. Lalu melempar kita ke tempat lain lagi yang membuat kita pada akhirnya bertanya-tanya apa gerangan yang Dia rahasiakan untuk kita. Seringkali pertanyaan-pertanyaan itu membuat kita menuju pada persepsi-persepsi yang keliru tentang takdirNya tentu ditambah dengan keadaan yang membuat kita tak nyaman. Namun, sejauh kita melangkah, Dia tentu sangat baik. Memberikan jawaban lewat berbagai caraNya. Hanya kadang hati kita yang terlalu berdebu tak menyadari bahwa sebenanya Dia tengah mengusap lembut hati kita agar sedikit demi sedikit debu itu hilang, digaantikan dengan cahayaNya. Bagi saya,

Dalam Kenangan

Apa kabar,kawan? Maafku baru bisa mengingatmu kembali. mengingat,bahwa ternyata kau telah pergi dalam kehidupan kami. aku bahkan lupa bahwa kau telah pergi sejak 2 tahun lalu, usai kau dinyatakan lulus SMP. Ah,aku ingat betul sehari sebelum kepergianmu,memandangmu lama. tak ada tanda2 kau hendak pergi meninggalkan semua. hanya saja,kau lebih pendiam hari itu. tak seperti biasa dimana kelas ramai oleh candamu. Kau tau,kawan?