Langsung ke konten utama

Postingan

Doa Untuk Puteraku

 Puisi ini dibuat oleh Jendral Douglass Mc Arthur Tuhanku … Bentuklah puteraku menjadi manusia yang cukup kuat untuk mengetahui kelemahannya Dan, berani menghadapi dirinya sendiri saat dalam ketakutan Manusia yang bangga dan tabah dalam kekalahan Tetap jujur dan rendah hati dalam kemenangan Bentuklah puteraku menjadi manusia yang berhasrat mewujudkan cita-citanya dan tidak hanya tenggelam dalam angan-angannya saja Seorang putera yang sadar bahwa mengenal Engkau dan dirinya sendiri adalah landasan segala ilmu pengetahuan

Bu Guru, sekolah itu apa sebenarnya?

Bu Guru,  sekolah itu apa sebenarnya? Aku murid kelas 5 SD. Datang pagi setiap hari. Berbaris rapi dan cium tangan hormat sebelum masuk kelas.  Pelajaran pertama  matematika. Mudah sekali. Nilaiku selalu diatas sembilan. Pelajaran kedua Bahasa Indonesia. Ada peribahasa dan latihan membuat paragraf. Sesekali menjadi karangan. Karanganku tidak selalu baik. Setidaknya mendapat nilai tujuh. Pelajaran ketiga  IPA. Aku suka melihat pelangi, dan aku mengerti bagaimana proses terjadinya.  Ah nilaiku tak pernah kurang dari sembilan.  Hari-hari di sekolah, bermain dengan kawan-kawan dikelas secara sembunyi atau di lapangan saat jam istirahat. Atau  saat menunggu jemputan pulang. Tapi apakah sekolah itu? Kemaren aku dimarahi ayah karena tidak bisa menjaga adikku sehingga jatuh. Kata ayah “Percuma saja kamu juara kelas kalau mengurusi adik saja tidak bisa”. Ah aku kan anak pintar. Tapi tidak ada pelajaran yang mengajari bagaimana caranya bertanggu...

Asing, Sepi, Sendiri

Arghhh... menginjak bumi,tapi rasanya tak berpijak. berlalu mimpi,tapi rasanya tak dapat ku mengerti. menjadi sunyi,tapi rasanya tak pernah sendiri. menyentuh keramaian,tapi rasanya hanya sendiri. melambat langkah,tapi tangan2 menarikku. cepat berlari,tapi di belakang banyak melambai tangan. arghh...asing,sepi,sendiri,tergugu. melangkah ke tempat ku tuju. tapi dimana? sendiri,sepi,asing. menyanyikan lagu kesendirian..

Math VS Sastra-a novel by me-

 My Novel,,,,,,,,,! Gea dan Clara adalag dua teman yang saling berteman. Gea dijuluki Miss Sastra Lover karena sangat menyukai Sastra. Sementara Clara dijuluki Miss Math Lover karena sangata menyukai Matematika dan IPA. Persaingan Mereka membuat mereka harus saling bermusuhan. Suatu hari, Clara tidak masuk sekolah. Entah mengapa, hal tersebut membuat Gea khawatir. Hingga suatu hari, Gea mendapatkan kabar kalau Clara mengidap Thalasemia. Gea kaget, bersama teman-temannya Gea pun menjenguk Clara. Kedatangan Gea sempat ditolak Calar. Tapi, berkat ketulusan Gea, Clara pun menerima Gea. Mereka pun menjadi sahabat. Persahabatan keduanya sangat menarik untuk kita simak ceritanya karena banayak pelajaran yang bisa ceritanya karena banayak pelajaran yang bisa kita ambil. Ingin tahu kisah serunya, Beli dan baca sampai akhir ya!!! Pengarang: : Annisa Ilmi Azkia a.k.a Dede El Triana Penerbit:  DAR MIZAN Tahun Terbit: 201...

Anggapan Besar

 " Semut di sebrang pulau sangat nampak, gajah di pelupuk mata tidak terlihat" (Peribahasa) sering kali kita menganggap diri paling benar, dan orang lain salah-terlebih org yg ga kita sukai- maka kita akan slalu berusaha mencari-cari kesalahan org tersebut. merutukinya sepanjang siang dan malam. aku rasa,kita terlalu licik. menganggap kesalahan org lain begitu besar, menganggap org lain berhak dibenci karena perangainya yg tdk kita sukai. sementara kita menyalahkan org tersebut, kita jadi lupa klo diri kitapun sama buruknya atau bahkan lebih buruk dr org tersebut. ah,sayang sekali klo ternyata seperti itu. introspeksi diri masing2 mungkin jalan terbaik.

INDAHNYA KISAH HUKUM DI ZAMAN UMAR

Islamedia - Umar sedang duduk beralas surban di bebayang pohon kurma dekat Masjid Nabawi. Sahabat di sekelilingnya bersyuraa bahas aneka soal. Tiga orang muda datang menghadap; 2 bersaudara berwajah marah yang mengapit pemuda lusuh nan tertunduk dalam belengguan mereka. “Tegakkan keadilan untuk kami hai Amiral Mukminin”, ujar seorang, “Qishash-lah pembunuh ayah kami sebagai had atas kejahatannya!” Umar bangkit. “Bertaqwalah pada Allah”, serunya pada semua. “Benarkah engkau membunuh ayah mereka wahai anak muda?”, selidiknya.

Mintalah padaNya

Bukan,bukan doa mu tidak dikabulkan, tapi mungkin Allah menundanya..Dia rindu rayuanmu ketika kau memohon, Dia senang mendengar sajak2 doa yg tak pernah putus kau sampaikan padanya. Lalu pada saatnya,Dia pasti akan mengabulkannya dgn sesuatu yg jauuhh lebih indah dari yg kau pinta. Tapi teman,Allah yg punya segalanya. Sedang makhlukNya tak ada daya. Maka,apa pantas kita minta selain dari padaNya? Minta sama Allah,apa yg ingin kau pinta. Bukankah Allah tidak pernah mengecewakan kita? Allah dulu,Allah lagi,Allah terus